Realita sebuah harga diri
Posted By dunianopy on April 11, 2009
Refleksi Pemilihan Umum Calon Wakil Rakyat
Salah satu perhelatan akbar bangsa Indonesia yang diselenggarakan 5 tahun sekali berakhir sudah, pelaksanaan itu tepatnya terjadi kemarin Kamis tanggal 9 April 2009 di seluruh Indonesia dari Sabang Sampai Mereuke yang dilaksanakan untuk pemilihan para wakil rakyat dari tinggat Kabupaten / Kota sampai tingkat pusat. Sebuah perhelatan yang hasil dari itu menentukan nasib bangsa Indonesia ini 5 tahun kedepan, bisa bertambah baik atau bahkan bisa sebaliknya bertambah terpuruk.
Kalo kita melihat dampak dari apa yang kita kerjakan kemarin Kamis itu implikasinya besar terhadap bangsa dan Negara, sungguh sebuah hal yang dilematis kalo kita lihat dengan seksama apa yang terjadi di lapangan, terhadap para calon wakil rakyat yang bakal mewakili kita sebagai anggota legeslatif itu. Masih banyak dari mereka demi bisa mendapatkan kursi empuk sebagai wakil rakyat itu menghalalkan segala cara yang kalo dipikir dengan benar, hal itu sangat memprihatinkan.
Banyaknya terjadi kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan PEMILU serta terjadinya politik uang dimana-mana merupakan suatu realita yang terjadi saat ini dari para caleg itu, ini dilakukan mulai dengan cara yang terang-terangan sampai yang sembunyi-sembunyi, bahkan tidak jarang ada juga para caleg yang menggunakan cara-cara mistis untuk mendapatkan kursi tersebut
Hal yang tidak dapat dibayangkan dari realita ini, dimana sebuah harga diri telah diukur dengan materi, dimana amanat yang seharusnya itu dipercayakan karena orang tersebut memang layak dapat amanah, sekarang justru amanah itu kalo bisa dibeli berapapun harga yang mesti dibayar
Tidak bisa kita bayangkan bagaimana nanti jadinya bangsa ini apabila orang-orang yang duduk sebagai wakil rakyat itu mereka duduk disana karena sudah memenangkannya dengan harga tertinggi? Bukanlah kita mau berburuk sangka dengan apa yang akan terjadi, tapi apabila kita dengan jelas saksikan kalau perebutan kursi itu saja sudah banyak yang menghalalkan segala cara, dan menghabiskan dana yang tidak sedikit untuk itu semua, maka jika mereka benar-benar jadi wakil rakyat apa tidak mencari cara paling tidak bisa balik modal mereka, sehingga amanat yang didapat itu seharusnya untuk kepanjangan tangan rakyat dalam meraih kesejahteraan bersama bisa jadi menjadi kepanjangan tangan dia sendiri untuk kesejahteraan pribadi
Semua itu semoga janganlah sampai terjadi, yang sebenarnya amanat itu semua benar-benar diterima oleh orang-orang yang layak mendapat amanah itu, dan mereka bisa melaksanakannya dengan baik, bukannya amanah itu dijadikan lading bisnis sang caleg






Pertamax dulu.. komen kedua sesudah baca..
bahkan, ladang paling enak juga adalah balapan hitung cepat hasil pemilu, semoga mere ka tidak menyia-nyiakan amanah dari jabatannya…
Nih komennya yg asli..
Jujur bang, saya kemarin golput.. saya ga bangga tp justru sedih.. saya sedih krn tidak menemukan calon yg saya anggap pantas untuk dipilih. knp ga ada yg pantas ya krn dari bbrp yg saya tahu orgnya, mereka melakukan money politic..
ga merasa berdosa apa ya mereka itu, mo ngasih anak bini makan duit haram..
ah apapun hasilnya nanti dan siapapun yg mewakili dan memimpin rakyat, saya hanya berharap keadaan Indonesia bisa lebih baik..
begitulah para caleg kebnyakan lupa lo sudah dapat duit bnyak… ya itu jadi tempat bisnisnya..
semoga itu tidak terjadi dengan yang terpilih nanti…
Saya nyontreng dengan setengah hati…
saya di paksa golput
Semoga dengan adanya PEMILU kali ini bisa membawa indonesia untuk menuju pada perubahan yang lebih baik lagi,,,
PEMILU ngak dilakukan dari SABANG sampe’ Merauke, daerah PAPUA ada yang ditunda karena masalah logistik PEMILU dan NUSA TENGGARA TIMUR ditunda karena ada HAri Raya Keagamaan
AMIN……, semoga PEMILU ini dapat menghasilkan CALEG yang memenuhi janji mereka yang telah dikoar-koarkan dan menjalankan AMANAH tersebut dengan baik….
semoga pada pemilu presiden yang akan datang bisa lebih baik
mudah2an semakin amanah, semakin dermawan, dan semakin perduli.
bahaya bener dah kalau sudah pake yang mistis2… kan ga kan terdeteksi kecurangannya…. duh… indonesiaku….. (padahal aku pun GOLPUT…. hihihiii )
semoga apa yang dilakukan umat bangsa ini kurang dari setengah hari bisa membawa bangsa ini ke arah yang lebih berpola pikir maju… amin
Kenyataan yang ada sekarang amanah memang dijadikan ladang bisnis … Bagaimana kedepannya Bangsa Ini ?
Begitulah kalo kedudukan di kursi dewan dijadikan sebagai pekerjaan, bukannya amanat dari rakyat…
semoga semua yang terpilih bisa melaksanakan janji2nya…. *gak yakin, tapi gw tetep berdoa*
Manusia tak bisa di percaya. Untung saya bukan manusia, bukan malaikat dan bukan Tuhan. Saya hanya hamba Allah
Pemilu Caleg 2009 kacau….banyak orang yg tidak dapat kartu pemilih. Ada yg nuntut malah gak ditanggepin sama KPU. Pertanyaannya adalah; apakah pemilu caleg 2009 itu sah? Pertanyaan kedua, perlukah ada pemilu kalo hasil pelaksanaannya seperti ini? Silakan ditanggap, didamprat, dibabat…monggo…
masih musim ya pemilu … hehe
Dongeng cerita rakyat dah berakhir belum mas…??? semoga dongeng yang berlalu, akan menghasilkan lagu-lagu merdu yang tidak memekakan telinga, tidak membutakan mata juga tidak memberikan kelaparan di mana-mana (nyambung gak yah…???)
Syafwan, ternyata, hamba Tuhan bukan manusia yah…??? kalau hamba abdi gimana???
aku gak nyontreng mas
Kasihan deh di daerah saya…ga ada yang dicontreng calegnya, semua dicontreng partai doang….
sing kalah di contreng..pake bedak..
Urang banjar datang pulang nah
Orang banjarmasin datang lagi . . .
mboh mas.. daripada golput ya mending nyontreng yang mukanya meyakinkan.. dan berpendidikan tinggi..
gak usah wedi korupsi.. wes pasti soal e.. hehehhehe
mau pilih yg mana aja podo ae..
tul gak??
Moga-moga yang seperti ini sekarang sedikit demi sedikit mulai hilang, kalo ga bangsa ini bakalan hancur karena rebutan kekuasaan dan uang
Oh ya aku wingi golput lho … hehehe
waa memang betul mudah mudahan indonesia makin jaya….yang seperti ini sedikit demi sedikit hrus ilang wes sukses selalu ya mas nopy heheh mv baru komen mass
mari berfikir postif…
mari saling mendukung…
nggak usah pusing mikir yang nggak-nggak…
Semoga saja mereka yang terpilih nantinya mendapatkan hidayah Allah SWT, sehingga mereka dapat lebih tergerak untuk menjalankan amanah dengan baik dan benar. Jauhkan mereka dari kegelapan, meskipun jalan yang mereka tempuh dalam meraih kursi tersebut tidak baik dan benar.
That’s a excellent standpoint, but seriously isn’t create every sence in the least discussing this mather. Any means with thanks plus pondered endeavor to share a person’s post into delicius nonetheless it looks like it’s problems together with your sites is it possible you should recheck it. thanks once again.