Catatan kecil sebuah perjalanan
Posted By dunianopy on November 9, 2010

Kalau seumpama waktu yang sudah berputar ini dimundurkan lagi beberapa hari kebelakang, khususnya di akhir bulan Oktober, masih terasa dalam diri ini, ternyata dalam waktu yang singkat itu sangat serasa padat aktivitas yang sudah saya lakukan dengan segala macam rangkaian acaranya, dan syukurnya semua aktivitas tersebut satu demi satu bisa dilaksanakan dengan baik dan masih diberikan kesehatan Oleh Alloh sampai saat ini.
Sebuah catatan kecil perjalanan ini ingin ditulis tidak lain adalah hanya sekedar ingin untuk mereflelsikan diri, apa yang sudah saya kerjakan selama ini dan bagaimana hasilnya serta untuk perenungan pada diri, apakah dengan semua itu sudah bisa berproses menjadi yang lebih baik, ataukan tambah buruk dalam perjalanan hidup ini.
![]() |
![]() |
Catatan itu berawal ketika tepatnya tanggal 21 Oktober 2010, mendapatkan sebuah undangan dari Markplus untuk menghadiri sebuah acara yang di sana akan ada pembahasan tentang bagaimana marketing for Netizen oleh Pak Hermawan Kartajaya, dalam acara tersebut juga tepatnya jam 21 lebih 10 menit ( yah karena memang di paskan momennya) diberikan sebuah penganugrahan pada kaum netizen yang ada diwilayah Surabaya karena dinilai eksistensinya yang besar di kota ini, dari beberapa komunitas Netizen yaitu : TPC, DBlogger, Kaskus, Sukoco, Suwec, adapun yang menerima anugrah tersebut secara individu adalah : Benny Chandra, Bryan, Bukik.com dan Alhamdulillah saya sendiri. Catatan ini merupakan sebuah perenungan dimana dengan semua ini pastinya harus memberikan kiprah yang lebih besar lagi bagi kota tercinta ini, walaupun banyak keterbatasan yang saya miliki.
![]() |
![]() |
Acara berlanjut, terpatnya tanggal 28 Oktober 2010 yang hari tersebut adalah Sumpah pemuda, dimana saya merupakan salah satu wakil yang ikut menghadiri acara Sumpah Pemuda 2.0 di Jakarta, dengan sponsor XL/ acara tersebut yang paling berkesan bagi saya adalah dalam acara ini telah mengingatkan saya, walaupun terus terang bukan yang lahir saat sumpah pemuda, tetapi terngiang bagaimana semangat para pemuda saat itu untuk menyatukan diri dalam sebuah persatuan bangsa yang sangat luar biasa. Dalam acara ini didengungkan lagi Sumpah Pemuda dengan sedikit cara yang berbeda, dan pastinya 2.0 ini menjadi cara tersendiri, sehingga Muri pun memberikan anugrah khusus dalam acara tesebut.
![]() |
![]() |
Keesokan harinya, yaitu tanggal 29 Oktober 2010, acara berlanjut yaitu teman-teman menamainya adalah Muktamar Blogger, dimana saat tanggal tersebut, malam harinya kami kopdar di Bundaran HI untuk saling bersillaturahmi satu dengan yang lainnya. Acara ini dilaksanakan setahun sekali, yang merupakan tradisi dimana semalam sebelum acara Pesta Blogger diadakan, kami yang sudah datang Di Jakarta, sebuah kota yang katanya sih Ibu kota Negara kita, dan yang juga katanya orang sana itu kalau menyebut orang dari kota lain adalah dari daerah, entah mengapa pembeda itu ada. Semoga saja kita tidak termasuk orang yang dengan “keanggkuhan” ikut-ikutan dengan pembeda yang aneh seperti itu
![]() |
![]() |
Tepatnya tanggal 30 Oktober, aktivitas berlanjut, dengan mengikuti sebuah ajang yang katanya adalah tempat sebuah kopdar akbanya para Blogger dan Onliner lain se Indonesia, yaitu pesta blogger. Sebuah acara yang dari waktu ke waktu sering menjadi sebuah kontroversi pada teman-teman blogger, tapi kalau bagi saya, ya acara ini adalah ajang sillaturahmi, ketemunya blogger Se Indonesia, alias pake aji mumpung aja, yah mumpung bisa ketemu satu forum, daripada kalau mengunjungi satu persatu juga ndak kuat diongkos. Tapi kalau dari hati saya yang paling dalam, selalu berdoa, dan semoga teman-teman yang lain juga berdoa, berharap dan bisa melakukan sebuah event lebih besar dari Pesta Blogger yang bisa menghadirkan juga semua elemen Netizen se Indonesia dengan lebih mengedepankan persaudaraan, sehingga nantinya para Onliners ini bisa kopdar akbar bukan di pesta blogger.

Kenapa saya selalu berharap yang seperti itu, semua tidak lain adalah karena sebuah keprihatinan, karena seperti yang terlihat saat acara kemaren, dan ini bukan ada maksud sebuah kebencian, tapi hanyalah refleksi saja yang semoga bisa membawa keberkahan.dimana acara yang sangat besar tersebut, karena saya masih heran, sebenarnya acaranya yang menghabiskan dana ratusan juta, bahkan bisa mencapai milyaran itu, kok terkesan sebuah acara yang diadakan untuk mencari banyak keuntungan, walau gembar gembornya non profit, dan yang lebih memprihatinkan lagi adalah bagaimana arti komunitas tidak mendapat prioritas di sana, padahal acara seperti itu ruh nya adalah komunitas yang hadir, terbukti saat registrasi pun seakan akan komunitas itu anak tiri, sedangkan yang jadi anak emas adalah, mereka yang datang atas nama pribadi dengan membayar administrasi acara, dan itu sangat nampak sekali, dimana komunitas apresiasinya kurang dapat perhatian dari manajemen acara. Dan banyak hal lainnya yang sangat mendiskriminasikan komunitas. Saya jadi sangat kasihan pada teman panitia yang sudah dengan daya upayanya untuk mengajak komunitas berperan aktif dalam acara ini, dengan juga mengisi acara, eh semua itu bertepuk sebelah tangan dari manajemennya, yang itu menjadi pelajaran tersendiri. Semestinya sih sponsor harusnya mesti berfikir ulang lho buat tahun depan, yang sangat mungkin itu akan terualang, mestinya mereka mulai memasang mata dan telinga serta membuka tangan lebar-lebar bagi komunitas di wilayah lain untuk bisa menyelenggarakan acara kopdar akbar ini yang bisa lebih bermakna dan membawa semangat persaudaraan, dan bisa jauh lebih hebat. Serta benar-benar non profit dalam arti yang sebenarnya.
Itulah romantika yang penuh kontroversi, tetapi ditinggalkan saja lah. Setelah seharian itu saya ikut Pesta Blogger, malam harinya teman-teman dari Magelang mengajak untuk ikut acara pengajian Cak Nun, yang lumayan bisa membuat hati yang galau jadi tenang, karena siraman rohani beliau sampai menjelang subuh membuat hati sangat tenang.
![]() |
![]() |
Keesokan harinya, saya melanjutkan perjalanan untuk sedikit bersenang senang, mumpung di kampus tidak ada jadwal mengajar karena para mahsiswa sedang UTS, ke Bandung dan bersillaturahmi ke seorang sahabat di Purwakarta. Untuk kemudian tanggal 3 November 2010 kembali ke Surabaya tercinta, dan melanjutkan perjalan ke Kebumen karena kangen sama ibu tercinta. J















*komen dulu baru baca*
ketoro mas Nopy gak gumbul karo aku nak PB
Senang bertemu denganmu selama hari2 kopdar itu Nop. Soal pesta blogger, sudah sering kubicarakan dengan banyak teman, bahkan dengan Rara sekalipun. Susah memang mengeluarkan sisi komersil dari acara itu karena PB adalah event yang menjual. Kecuali kalo kita pengen kumpul2 saja macam di Muktamar mungkin. Haha..
Tapi semoga lain waktu semua pihak bisa kumpul2 lagi dengan senang, sambil sesudahnya membawa suvenir2 yang bagus.
Sampai ketemu lagi di kopdar berikutnya ntah kapan bro!
Yah thats it Pesta Blogger
Keren mas
oh ternyata begitu ya.. turut prihatin,,
jadwal yang sangat padat banget mas
You actually make it seem so easy with your presentation but I find this topic to be really something that I think I would never understand. It seems too complex and very broad for me. I am looking forward for your next post, I’ll try to get the hang of it!