User Gaptek

Posted By on June 16, 2011


Seiring dengan perkembangan jaman yang modern ini, banyak sekali yang dalam aspek kehidupan ini jika tidak dengan bantuan teknologi serasa akan sulit dalam pelaksanaannya. Penggunaan teknologi ini sudah sangat menjadi sebuah keharusan dalam kehidupan masyarakat. Satu contoh paling gampang saja, saat di rumah kita listrik mati selama sehari, itu sudah membuat pemilik rumah kalang kabut dan kebingungan, semua tidak lain adalah karena piranti elektronik yang dipakai membantu aktivitas tidak dapat berfungsi dengan baik karena listrik yang mati.

Walaupun teknologi itu sudah sebegitu banyaknya berdampak pada kehidupan kita, tapi seringkali dijumpai, jaman sekarang ini masih banyak orang-orang yang ketika berhadapan dengan teknologi, mereka masih gaptek atau gagap teknologi, dengan kata lain tidak paham tentang bagaimana memfungsikan teknologi tersebut dalam kehidupannya sehari hari.

Kondisi masih banyaknya orang yang gaptek ini merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi para pencipta solusi tepan guna dengan sentuhan teknologi, untuk dapat menciptakan sebuah teknologi yang ketika dipakai oleh orang-orang yang masih gaptek akan mudah digunakan, tanpa perlu sulit untuk beradaptasi dengan teknologi yang digunakan tersebut.

Dalam menciptakan sebuah solusi teknologi tepat guna ini paling tidak, seseorang sebelum menciptakan terobosan baru tersebut yang paling mendasar adalah harus memahami kebutuhan apa yang sangat diperlukan dalam masyarakat, setelah itu yang terpenting adalah saat menciptakan teknologi tersebut, adalah harus memposisikan diri sebagai user atau pengguna, termasuk bagaimana pola pikir serta kemampuan pengguna dalam memahami teknologi itu seperti apa.

Kalau kita lihat realita sekarang, banyak teknologi tercipta dengan lebih mengedepankan kemudahan-kemudahan dalam penggunaannya, kita ambil contoh saja banyak handphone yang fitur-fiturnya membuat orang tidak butuh belajar lebih lama dalam memahaminya, untuk membuka facebook saja, tinggal memilih logo facebook di hanphone untuk kemudian terbukalah facebook, tanpa harus bersusah payah buka browser, mengetik pada form alamat dengan www.facebook.com. Serta masih banyak lagi terobosan teknologi yang luar biasa, sehingga membuat para pengguna yang gaptek dengan mudah menggunakannya. Pertanyaan paling mendasar sekarang adalah, jika kita kemudian menjadi orang yang akan menciptakan sebuah terobosan teknologi tepat guna, sudahkan kita memposisikan dengan pola pikir pengguna atau belum.

About The Author

Comments

7 Responses to “User Gaptek”

  1. aRuL says:

    hebat mas :) salut sama tulisannya jenengan ini

  2. aaraditya says:

    mantap pak, sebagai pembuat harus menyesuaikan pemikiran kita dengan pemikiran user. :)

  3. Gaptek says:

    Btw,. lun selalu memakai kata gaptek di dumay,,, hehe
    setiap kita tahu teknologi yang ada maka kita kan menjadi gaptek..

    Itulah salah satu inspirasi ulunselalu makai kata gaptek,, karena selalu merasa lebih gak tau dari orang lain yang lebih dulu tau daripada ulun:)

  4. kalo menurut saya, jika ingin memakai teknologi, sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan, misal keuangan juga. jangan ga punya duit tapinya mau beli handphone mahal, seakan2 teknologi hanya dijadikan trend..
    untuk sekarang, setidaknya orang2 sudah mampu melek teknologi yang sederhana(yang lazim dipergunakan) seperti tivi, radio, komputer, sudah banyak, sy rasa dengan itu juga sudah cukup.. :)

  5. mrofiuddin says:

    Wah,,,Lumayan ini…bwt Tugas Kuliah SIE…hahahahahahaha…..

  6. surya says:

    setuju ama agan mrofiuddin… tugas sie besok….

  7. Yusril says:

    alhamdulillah…
    nemu….

Leave a Reply