Manusia makhluk yang sempurna

Posted By on December 8, 2011

Seringkali dalam kehidupan yang kita lalui ini, banyak hal secara sengaja maupun tidak disengaja, kalau diri ini mengeluh dengan memberikan sebuah alasan bahwa jika yang terjadi dan menimpa diri ini diluar batas kemampuan, atau bahkan sering terucap di lesan ini kalau apa yang sedang dikerjakan dalam aktivitas di kehidupan adalah bukan porsi diri ini untuk melakukannya karena ketidak mampuan diri. Yang paling parah adalah seringnya diri ini jika melihat orang lain yang dengan kemampuan hebat menurut kita, langsunglah kita ini berucap “ ya… itu mereka lho orang hebat, kalau saya ndak mampu dan ndak orang yang sehebat itu “.

Benarkah bahwa diri ini memang tercipta dengan banyak kelemahan dan ketidak mampuan seperti konteks yang tersebut di atas? Ataukah sebenarnya itu adalah hanya alasan saja yang selalu kita buat untuk menutupi kemalasan yang telah diri ini ciptakan? Atau mungkin ini adalah bentuk ketidak percayaan pada diri sendiri, sehingga ketika melihat orang lain yang seakan akan lebih hebat, maka yang terjadi adalah merasa minder dan merasa lemah, dan beranggapan tidak mampu seperti mereka yang dianggap hebat tersebut.

Kalau kita pelajari bersama, bahwa ternyata Gusti Alloh ini telah menciptakan kita semua yang terlahir di muka bumi ini dengan sebaik baik bentuk dan makhluk yang luar biasa dengan anugrah NYA, maka layakkah kalau selalu saja kita ini merasa hamba yang tidak mampu untuk berbuat banyak? Panca Indra yang diberika pada diri kita ini, kalau kita renungi, dari satu saja panca indra yang benar-benar kita latih untuk menjadi luar biasa, maka kita pun akan takjub melihata bagaimana keluar biasaan itu. Dan itu baru satu saja dari panca indra yang dimiliki oleh diri ini. Bagaimana jika semua panca indra kita optimalkan dalam kehidupan sehari hari? Subhanalloh, pasti akan sangat dasyat pengaruhnya dalam kehidupan ini.

Dari keluarbiasaan AnugrahNya pada kita inilah, sebenarnya kalau terus diri ini seringkali mengeluh, merasa ketidak mampuan itu melekat pada diri, jika merasa tidak mampu tersebut adalah merupakan bentuk pasrahnya kita pada sang pencipta, itu hal yang memang perlu kita lakukan, sebagai bentuk penghambaan diri. Tetapi jika apa yang kita lakukan dengan merasa diri tidak mampu tersebut adalah sebuah bentuk alasan yang kita buat sebagai perwujudan bahwa diri ini tidak mau bertanggungjawab atas apa yang telah kita perbuat dengan kesempurnaan diri sebagaia makhluk ciptaanNYA.Nah untuk satu ini masing-masing dari kita ini silahkan merenung sendiri-sendiri

Hal terpenting yang mesti dipahami bahwa, manusia ini adalah ciptaan Alloh yang sangat luar biasa, dan keluarbiasaan ini tidak tercipta hanya pada satu golongan saja atau salah satu suku bangsa dari manusia itu, tapi semua yang ada di muka bumi ini mempunyai keluarbiasaan itu. Jikalau keluarbiasaan itu tidak dimanfaatkan dengan optimal dalam rangka menjadikan fungsi manusia ini yang seutuhnya, perenungan bagi kita, bukankah itu adalah bentuk kufur nikmat? Dan sudah siapkan jikalau ke kufuran nikmat itu terus Alloh mencabut nikmat berupa anugrah luar biasa dari diri ini? Semoga saja kita senantiasa dapat menjadi manusia seutuhnya dengan selalu mensyukuri nikmatNYA dengan memanfaatkan keluarbiasaan diri untuk memaslahatan pribadi dan orang lain, Amin…. :)

About The Author

Comments

5 Responses to “Manusia makhluk yang sempurna”

  1. surya says:

    pemanfaatan potensi diri harus diasah agar menjadi manusia yang utuh…

    begitukan pak…

  2. novi says:

    manusia terlahir sempurna, tinggal bagaimana kita sebagai manusia menjaga dan memanfaatkan kesempurnaan ini. banyaknya sekarang malah sering galau,,,

    lawan kegalauan dngan kesadaran akan kesempurnaan

  3. mrofiuddin says:

    Wah,,,kalau Almukarrom yang dawuh,,saya nyimak aj dech…..

  4. manusia lah makhluk paling sempurna….dimuliakan oleh-Nya

  5. Beben says:

    Tp dimana letak kesempurnaannya?–>naah ntu dia pertanyaan yang sering timbulkan?
    mampir nih broo

Leave a Reply