Bagaimana kata-kata merubah nasib?
Posted By dunianopy on January 29, 2012

Tulisan kali ini, pengen saya ini mengambil sebuah materi yang sempat saya pelajari tentang bagaimana kata-kata dapat merubah nasib. Emang benar ta kalau kata-kata itu dapat merubah nasib ? Lha gimana lho, bener ndak sih itu? Lho kok jadi bingung sendiri ya aku yang nulis ini, wah gawat deh kalau aku sendiri bingung neh. Awal mula ketika saya mendapatkan pelajaran ini, terus terang bingung rasanya, karena yang kemudian muncul sebagai pertanyaan dalam diri saya, bagaimana ya kok kata-kata ini dapat merubah nasib, seperti apa caranya dan bagaimana saya mesti menerapkannya, sehingga saya dapat merubah nasib yang diinginkan berubah dengan kata – kata tersebut.
Kalau dilihat dari prosesnya, bahwa KEADAAN KITA SAAT INI ditentukan oleh sebuah TINDAKAN dan tindakan yang kita lakukan ditentukan oleh KEPUTUSAN, sedangkan keputusan ditentukan oleh PIKIRAN+PERASAAN dan pikiran+perasan akan memproses KATA+KATA maka jelaslah bahwa keadaan kita saat ini sangat berhubungan dengan kata – kata yang masuk dalam pikiran dan perasaan kita, sehingga sekarang bagaimana memilih kata-kata yang masuk adalah sebuah kata-kata yang bermanfaat atau yang memberdayakan diri sendiri
Suatu contoh misalkan jika kita mendapatkan sebuah kata-kata ”KAMU ITU BODOH” apakah yang menjadi input dalam pikiran dan perasaan kita dari kata-kata itu? Jika yang masuk adalah dimaknai oleh pikiran dan perasaan adalah itu sebuah kata-kata hinaan, maka ya pastilah dapat dipastikan bahwa tersinggung sehingga menyebabkan tindakan kita adalah inginnya bertengkar dengan orang tersebut. Berbeda jika yang masuk itu terus dimaknai bahwa, diri ini memang bodoh, dan oleh sebab itu perlu belajar dan menuntut ilmu, sehingga kata-kata BODOH justru akan menjadi sebuah renungan bagi diri untuk mengakui keBODOHAN sehingga timbullah kesadaran pentingnya belajar, maka yang terjadi jika ada yang mengungkapkan kata BODOH pada diri kita, yang ada adalah justru pengakuan serta ucapan terima kasih karena sudah diingatkan bahwa diri ini butuh belajar.
Kontradiksi yang berbeda ketika memaknai sebuah kata yang masuk dalam pikiran dan perasaan ini mejadi sangat berperan menentukan keadaan kita saat ini atau orang menyebut dengan nasib. Maka itu mengatur dan mengkondisikan diri untuk dapat menata pikiran dan perasaan adalah sangat penting supaya nasib kita jadi lebih baik, karena perlu dipahami bahwa Nasib diri ini sepenuhnya adalah diri kita sendiri yang menentukan, dan itu sesuai dengan apa yang disampaikan Alloh bahwa ”Alloh tidak akan merubah nasib suatu kaum , kecuali kaum itu merubah nasibnya sendiri “.





Tulisan yang menginspirasi di sore hari Mas Novi… “Kata-kata adalah kualitas dirimu” ada juga, mulutmu adalah harimaumu. *mengaunnggg , ckckckck
sukses sllu..
amin..itu
hemmmm
pa gimana kalau kita selalu mengeluarkan kata-kata kasarketika marah ,apakah kualitas diri kita itu jelek,v
Berarti yang harus dirubah dulu adalah pola pikir kita.
This is the rectify Bagaimana kata-kata merubah nasib? | dunianopy.com diary for anyone who wants to move out out most this substance. You respond so such its most debilitating to represent with you (not that I really would want…HaHa). You definitely put a new spin on a substance thats been graphical almost for eld. Precise nonsense, only major!
Assalamu alaikum…
Salam kenal dari sintang..
Nderek ngangsu kawruh,
wis setengah tuwo tapi rung ngerti opo2,tapi seneng takon opo2 …
Proses perubahan dimulai dari merubah paradigma. Dari perubahan paradigma kita bisa merubah pola pikir. Dengan perubahan pola pikir, kita bisa merubah tindakan. Nah jika tindakan ini menjadi kebiasaan, maka bisa merubah karakter. Pada akhirnya kita bisa meruba nasib.
cheap jerseys free shipping