BELAJAR HIDUP DARI AIR

Kali ini kita akan belajar dari air. kalau kita lihat  banyak hal yangj dapat kita pelajari falsafah ke kehidupan dari bentuknya yang cair.  Air karena bentuknya yang cair ini, maka dia akan dapat sangat mudah menjadi bentuk yang sesuai dengan tempatnya. Ditaruh digelas dia berbentuk seperti gelas, ditaruh ditimba dia seperti timba, ditaruh dikolam, dia seperti kolam. Dari bentuk yang cair ini, kita dapat belajar tentang bagaimana mudahnya air ini beradaptasi. Pembelajaran yang penting adalah, kita sebagai manusia untuk mudah menyusaikan dengan lingkungan, dapat diterima didalam lingkungan  apapun itu, sehingga pada saat kita dimana pun, kapanpun itu, interaksi akan menjadi lebih cair, lebih mudah, karena didalam lingkungan itu kita dapat menyesuaikan diri dan lingkungan dapat menerima kita.

Sekarang kalau kita melihat identitas air dari wujudnya, ketika dia menjadi beku karena  suhu yang sangat dinggin, dia berbentuk es, ketika derajat suhu menjadi tinggi dia menjadi uap, tapi pada saat normal dia kembali lagi menjadi wujud aslinya air yang cair. Dari sini kita dapat belajar, bagaimana mempunyai prinsip air, walaupun diubah jadi es, diubah jadi uap, dia dingin atau panas tetaplah, tetaplah cair.

Kita boleh ada dimanapun kita boleh dengan siapapun, tapi tetap ada prinsip-prinsip hidup yang harus kita jadikan landasan. Prinsip-prinsip ini tidaklah muda terpengaruh oleh lingkungan,  tidak mudah terpengaruh siapa kita bergaul, dan pastinya prinsip-prinsip lni yang benar kaidah-kaidah yang benar, supaya dalam kehidupan dapat menjadi lebih baik.

Ketiga kalau kita melihat air, air itu kalau dia tenang akan menjadi sangat tenang, tapi pada saat air itu menjadi sebuah badai, dia akan menjadi ganas dan sangat mematikan. Tidak peduli didepanya seperti apa, bahkan ketika sunami, kapal sebesar itu dapat dipindahkanya dengan kekuatan air untuk pindah kedaratan.

Filosofi air ini mengajarkan pada kita ada suatu saat mesti tenang layaknya air yang tidak ada gejolak  dan gelombang, tetapi ketika prinsip-prinsip kita diusik, prinsip-prinsip kita diganggu, maka kita harus tegas mampu untuk melakukan pembelaaan  terhadap apa yang jadi prinsip kita, dengan kekuatan yang sangat luar biasa sepeti bagaimana ketika air menjadi tsunami, menjadi badai, dia menerjang apapun yang ada didepannya tanpa melihat sebeberapa besar benda itu.

Dari sini kita dapat melihat  prinsip, bagaimana kekuatan, dan bagaimana mampunya kita untuk menyesuaikan dalam lingkungan apapun kehidupan kita. Maka sanggat tepat untuk kita belajar hidup dari air yang juga merupakan sumber kehidupan manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*