Berbagi bersama Warga Desa Bringin, Tuban

Memiliki kesempatan berbagi adalah sesuatu yang sangat istimewa bagi diri saya pribadi. Mengapa istimewa, karena dengan berbagi maka akan semakin banyak yang saya dapatkan, mulai dari pertemanan, pengalaman baru dan yang terpenting dapat update hal yang baru saat berbagi itu. Agenda berbagi kali ini adalah di Desa Bringin Kecamatan Montong Kabupaten Tuban. Sedikit cerita tentang desa ini adalah, sebuah kawasan desa di tengah hutan jati yang saat kita kesana, selama perjalan disuguhkan hamparan hutan jati, bahkan awalnya saya mengira tersesat, ternyata desa itu ada setelah melintas hutan tersebut.

Desa ini memiliki sebuah potensi yang besar, yaitu penghasil sirsak, bahkan nyaris setiap rumah ada tanaman sirsak, dan ada hamparan kebun sirsak di sana. Potensi ini sayangnya kurang dianggap sebagai sebuah hal istimewa karena selama ini sirsak dijual dengan harga yang sangat rendah ke para tengkulak, sehingga karena rendahnya harga itu, warga desa memahaminya bahwa potensi ini tidak begitu istimewa.

Kehadiran saya saat ini, difasilitasi oleh Balitbang Jatim yang melakukan penelitian di desa ini, dengan tujuan menemukan formula bagaimana meningkatkan kesejahteraan warga desa ini yang juga termasuk salah satu daftar desa tertinggal dengan jumlah masyarakat miskinnya yang lumayan banyak. Salah satu poin hasil penelitian balitbang tersebut adalah bagaimana potensi yang ada ini kemudian didukung oleh pemanfaatan teknologi informasi dalam hal ini internet dengan media sosialnya, akan dapat menjadikan potensi tersebut lebih dikenal masyarakat di seluruh penjuru nusantara ini, sehingga apabila ada yang membutuhkan sirsak dan aneka olahannya lebih mudah tahu bahwa di desa tersebut ada yang mereka butuhkan.

Untuk memfasailitasi hal tersebut, maka saya bersama kawan kawan Relawan TIK Tuban, Mahasiswa UPNV Jatim, mengadakan pelatihan pemanfaatan internet bagi warga untuk mengoptimalkan promosi produk desa tersebut. Pelatihan ini diikuti oleh pemuda di desa itu selama 2 hari lamanya, dengan materi mulai dari bagaimana mengambil gambar, sampai mempromosikan produk lewat media sosial. Pelatihan berlangsung sangat baik, karena para peserta sangat bersemangat dalam mengikuti proses pembelajarannya.

Dari pelatihan ini juga kemudian muncul ide besar yaitu menjadikan desa ini sebagai Kampung Sirsak Indonesia dengan mengangkat potensi sirsak ini dan semua olahan yang ada. Semoga desa Bringin dapat mewujudkan keinginannya menjadikan desa sebagai Kampung Sirsak Indonesia dan sebagai pusat studi Sirsak Nasional

LIPUTAN SINGKAT DI DESA BRINGINĀ 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*