Dimana Ikhlas itu sekarang

Posted By dunianopy on March 17, 2009

hati

Semua agama apapun itu di muka bumi, pasti mengajarkan cinta dan kasih sayang dengan kemuliyaan dalam bersikap atau yang lebih dikenal dalam ajaran umat Islam adalah akhlaq yang karimah, dimana kita dalam melakukan sesuatu adalah dengan memperhatikan kaidah-kaidah yang telah digariskan di segala aktivitas hidup alam dunia ini. Salah satu bentuk perwujudan dari akhlaq yang karimah adalah kepeduliannya terhadap seluruh makhluk ciptaan Sang Khaliq, dimanapun berada dengan dalih keihlasan semata, dan yang semua itu bertujuan tak lain hanyalan mendapatkan ridlonya saja.

Keikhlasan disini menjadi ornamen yang sangat penting, karena dengan keikhlasan dalam diri ini maka kita semua saat melakukan sesuatu yang pastinya adalah kebaikan, jangankan mentargetkan balas jasa, berfikir atau merancanakannya pun tidak, segala sesuatunya menjadi biasa saja, tanpa beban dan dilakukan dengan suka cita, walaupun sering kali balasan yang kita terima dari sebuah kebaikan itu tidak sesuai atau bahkan sangat bertolak belakang dengan kebaikan yang kita kerjakan, yah itulah esensi sebuah keikhlasan yang sering kali tidak sesuai balasan pada kita.

Kalau dilihat realitas dalam kehidupan sehari-hari pada jaman yang kata orang sudah jaman sedemikian majunya, keikhlasan susah kita temukan, baik dalam diri kita pribadi ataupun dalam masyarakat luas. Saat melakukan sesuatu kebaikan, banyak dari kita yang masih berhitung untung dan rugi, walaupun awalnya diawali dengan kebersihan hati untuk berikhlas diri, begitu ditengah jalan mulai diuji dengan berbagai macam kondisi yang tidak sesuai dengan apa yang kita kerjakan, maka yang terjadi adalah ikhlas itu sudah pergi dari diri kita, yang ada adalah gerutuan bahkan seringkali konflik timbul dari hal yang seperti ini, padahal kembali ke masalah ikhlas, kalau sudah diniatkan ikhlas, ya mestinya tidak seperti ini apapun outpunya.

Kebaikan-kebaikan yang mendasari dalam berperilaku, dewasa ini sudah sangat sulit kita jumpai prinsip keikhlasan menjadi fondasinya, pasti belakang-belakangnya ibarat pepatah “Ada Udang Dibalik Batu” yang bermakna pasti ada maksud-maksudnya, mulai dari maksud tersembunyi sampai maksud yang terang-terangan. Satu hal kita ambil contoh dalam masyarakat dewasa ini dan sedang booming, yaitu sebuah program yang dinamakan CSR pada suatu perusahaan, atau istilah gampangnya adalah program kepedulian sosial dari suatu perusahaan, deklarasi yang dicanangkan perusahaan ini adalah suatu program sosial untuk pengabdian masyarakat yang non profit oriented. Program ini dilihat aplikasinya memang sebagai perwujudan pengabdian masyarakat, tapi apa benar ini sesungguhnya murni sosial tanpa ada tujuan lain selain ikhlas? Ternyata tidak demikian, dalam realitanya tetap saja sebuah perusahaan melakukan ini ada maksudnya, paling tidak citra dan kredibelitasnya terangkat, nah benarlah kalau memang ikhlas itu sudah jadi hal yang sulit ditemukan.

Semua tindakan yang itu sosial, yang sifatnya secara harfiah untuk membantu meringankan beban atau untuk menolong orang lain, kenyataannya masih membawa kepentingan-kepentingan pribadinya atau golongan, padahal kalau niatnya ikhlas, ya akan lebih baik jika kita kembali pada esensinya, tanpa tendensi apapun, yang ada hanya mendapat ridlonya semata, dan tetap memegang pedoman apabila tangan kanan memberi tangan kiri tidak mengetahuinya, maknanya akankah lebih baik jika memang ikhlas hati dalam berbuat itu sembunyi-sembunyi, tidak dengan publikasi, bahkan sering melewati batas, atau dengan gembar gembor, satu hal yang perlu diyakini, karena Sang Khaliq tak mungkin ingkar janji, bahwa kalau kita ikhlas dalam berbuat, balasannya berlipat ganda, dan itu pasti, justru sebaliknya, saat kita masih ada kepentingan yang menyebabkan tidak ikhlas, itu tidak akan ada artinya dihadapan Sang Khaliq.

Mungkin saking sulitnya Ikhlas ini ditemukan dalam diri kita dewasa ini, jadi benar mungkin apa yang pernah diutarakan guru saya, pada saat beliau meminta sumbangan pada orang-orang, beliau bertutur, “Ayo semua pada nyumbang sesuai dengan kebutuhan, kita ndak butuh ikhlas, tapi butuh sumbangan” dari sini kelihatannya sudah benar-benar sulit cari orang ikhlas di muka bumi, tapi benarkah demikian, apa iya keikhlasan itu benar-benar sudah hilang dari diri kita? Padahal kita ini lebih banyak dari kaum terpelajar yang tau banyak hal, referensi kita amat sangat banyak, buku atau kitab-kitab banyak dipelajari, yang artinya pasti kita sudah amat sangat paham dengan makna Ikhlas yang sesungguhnya.

About The Author

dunianopy

Comments

21 Responses to “Dimana Ikhlas itu sekarang”

  1. MQ Hidayat says:

    Seikhlas-ikhlasnya manusia, aku yakin masih ada aja persaan “udang di balik batu”

  2. suryaden says:

    saya lebih suka udang di balik bakmi, hahaha… lha iya to mas, orang naik haji aja kan penginnya dipanggil bang haji nantinya, ya to… kekeke

  3. ikhlas muleh ng jombang jeh !!!! :))

  4. Dillah says:

    mungkin ikhlas ada dihati makhluk masing2… tergantung oang yang merasakanya.. :)

  5. Andy MSE says:

    Saya tidak tahu dimana ikhlas berada, namun saya benar2 mengerti bahwa saya ikhlas paseduluran sama sampean…. betulll???

  6. novi says:

    yang saya ingat. jika ikhlas maka sudah dipastikan dapat cewek cantik nan sholehah. liat saja film Kiamat Sudah Dekat. Apa yang disyaratkan babenya si cewek? tidak lain adalah Ilmu Ikhlas. he he he..

    tp memang benar. ikhlas adalah bagian yang paling sulit. walau begitu saya yakin ikhlas itu ada. butuh proses2 menjalani berbagai rintangan kehidupan. proses perjuangan dan ketekunan. karena ikhlas sendiri tidak bisa diartikan dengan pasrah.

  7. aLe says:

    Bersyukur dan ikhlas,
    Dua hal yg jarang dilakukan manusia, pdhl keduanya mudah diucapkan dan mudah dilakukan.

  8. aRai says:

    “Ayo semua pada nyumbang sesuai dengan kebutuhan, kita ndak butuh ikhlas, tapi butuh sumbangan”

    ini namanya maksa (lmao)

  9. edo says:

    Paling tidak, keikhlasan itu membuat hidup saya lebih ringan…

  10. muhamaze says:

    ikhlas memang paling susah dilakuin..

    salam

  11. Hmmm….SENTILAN BATINIAH yang JEMPOLAN Sam Novi.

    Tugas kita sebagai manusia hanyalah MENERAPKAN SALAM PENUTUP setiap kali selesai Sembahyang / Sholat. Yakni memberikan KESELAMATAN, RAHMAT dan BAROKAH buat sesama makhluk dan Alam Semesta. Asal ini bisa dilakukan ” AJEG, MADEG, MANTEP lan MADHEP….” akan memiliki efek domino seperti kita membuang Kotoran dalam TUBUH…Wes gak pernah berpikir IMBAL BALIK lagi…

    IKHLAS / KHUSU’ itu emang berat…mudah diucapkan, namun SUSAH dilakukan…

    Mari gelorakan terus pesan KEBAJIKAN demi kedamaian Alam dan segala isinya.

    Salam
    ONGIS NADE

  12. itmam says:

    sungguh!! begitu sulitnya menghadirkan rasa ikhlas..
    semoga kita termasuk golongannya mukhlisin..:)

  13. kacrut says:

    aduh.. kalu ngomong ikhlas mah susah banget mas..

    yg penting gimana diri kita aja lah..

    kayaknya didunia ini juga gak ada yg bisa bener2 ikhlas kecuali Rasul.. kan gak ada yg sempurna..

    gak mungkin juga ada yg kayak di senotron jadi peran utama yg baek mulu.. di gampar.. masih bisa bilang maaf.. aduh.. gak ada dah..

    org kesenggol dikit aja udah mbok ne ancok kok..

    gitu kok mau dapet ikhlas..

  14. anazkia says:

    Ikhlas, sesuatu yang tidak terungkapkan juga terucapkan :)

  15. Ass.

    Ikhlas … mengikhlaskan … sebenarnya mekanisme jiwa secara positif dalam menghadapi cobaan hidup, yang melapangkan dada dan pikiran saat ditimpa musibah, dan membuka pintu prasangka baik terhadap berbagai kejadian baik yang sesuai dengan akal maupun yang tidak sanggup dicapai oleh akal.

    Ikhlas … jalan lurus yang melapangkan dan memudahkan untuk terus melangkah dan bergerak, untuk terus berharap hanya kepada pemilik segalanya.

  16. senoaji says:

    ikhlas itu barang langka ada pun dijual seken

  17. ndop says:

    kalau mbahas bisnis, ya ikhlasnya kalau sama-sama untung… hehehee….

  18. lucekmen says:

    ntuh memang sulit di cari mas…

  19. syafwan says:

    Ikhas… kesadaran akan hal tersebut hanya dalam batas lisan sekarang. Semua berbicara ikhlas, bercerita tentang iklas, menyerukan tentang ikhlas. Namun tak terlihat penerapannya dengan ikhlas

  20. LuxsmAn says:

    UapIk Ne…………
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    Gambarne SuangaR……..
    Apiek Banget…….

  21. manusia selama2ny ndak bisa mampu iklas,bahkan nggak jg bs mampu untk brbuat baik,tapi kalo di beri sm Allah yg maha suci,gak susah ko makanya kt minta spya ht ini di beri kemampuan untk iklas,Ya thoo..
    untk ngecek keiklasa sy ada program,kirim sj NAMA & ALAMAT LGKP anda ke 085793591694.
    ya.. program ngecek hati sambil ikhtiar cr rizki,siapa tau Allah berkenan.Amien..
    Mtur suwun..

Leave a Reply